PT AICA Indonesia resmi memperkuat posisinya di industri material interior dan furnitur nasional dengan meluncurkan dua inovasi produk terbarunya, yakni AICA EDGEPRO dan HPL CELSUS LUX. Peluncuran strategis ini menjadi sorotan dalam gelaran pameran konstruksi dan arsitektur prestisius, IndoBuildTech Expo 2026, yang diselenggarakan di ICE BSD City, Tangerang, pada 8–12 Juli 2026.
Kehadiran produk-produk ini sekaligus menjadi momentum perayaan eksistensi global AICA Kogyo Group yang telah memasuki usia sembilan dekade. Kevin Octavius, Sales and Marketing Manager AICA Indonesia, mengungkapkan bahwa peluncuran ini merupakan respons perusahaan terhadap dinamika pasar yang kini lebih kritis dalam memilih material yang tidak hanya menonjolkan keindahan, tetapi juga ketahanan dan kemudahan perawatan.
AICA EDGEPRO hadir sebagai solusi pelapis tepi (edging) yang dirancang secara spesifik untuk menyempurnakan aplikasi High Pressure Laminate (HPL) dari AICA. Inovasi ini menjawab tantangan selama tiga tahun terakhir di mana pelanggan sebelumnya sering kesulitan mencari pelapis tepi dengan presisi warna yang serasi. Produk ini menyasar segmen profesional, mulai dari kontraktor, desainer interior, hingga pelaku industri furnitur yang mengutamakan kerapian detail.
Di sisi lain, lini HPL CELSUS LUX menawarkan fitur mutakhir berupa teknologi anti-fingerprint dan antibakteri, serta synchronized pattern yang memberikan tekstur alami. Dengan perpaduan unik antara hasil akhir mengilap dan matte, material ini mampu menghadirkan kedalaman visual yang elegan pada berbagai aplikasi furnitur seperti lemari, meja rias, hingga pelapis dinding interior.
Meskipun memiliki daya tahan tinggi untuk penggunaan furnitur dalam ruangan, AICA Indonesia tetap memberikan batasan teknis terkait penggunaan produk tersebut. Material ini tidak disarankan untuk area yang terpapar air secara kontinu seperti area pancuran, karena perusahaan telah memiliki lini panel dinding khusus yang dirancang untuk kebutuhan area basah dengan ketahanan suhu dan kelembapan yang lebih ekstrem.