Sektor swasta di Provinsi Thanh Hoa kini tengah berupaya merumuskan langkah strategis untuk memperkuat perannya dalam ekonomi nasional. Dalam forum "Ekonomi Swasta Vietnam: Terobosan Kelembagaan - Kemitraan Publik-Swasta", para pengusaha menyoroti perlunya penyederhanaan prosedur administratif dan akses yang lebih luas terhadap sumber daya, seperti kredit, lahan, dan teknologi, bagi usaha kecil dan menengah (UKM) yang mendominasi 98% lanskap bisnis daerah tersebut.
Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Provinsi Thanh Hoa, Vu Thi Ngoc Anh, menegaskan bahwa hambatan birokrasi dan minimnya integrasi dalam rantai pasok perusahaan besar menjadi kendala utama. Ia menyarankan pemerintah daerah untuk memfasilitasi kemitraan antara investor besar dengan bisnis lokal guna membentuk ekosistem yang lebih solid dan efisien, sehingga mampu bersaing di rantai nilai global.
Di sektor pertanian, tantangan digitalisasi menjadi sorotan utama. Dr. Do Minh Thuy menyoroti ketidaksiapan pelaku tani dalam memenuhi standar internasional, seperti ketertelusuran produk elektronik yang diwajibkan oleh pasar Uni Eropa dan Jepang mulai 2027. Tanpa implementasi sistem data digital dan kode area penanaman yang mumpuni, produk pertanian Thanh Hoa berisiko kehilangan daya saing.
Sebagai solusi, diusulkan penerapan program "1.000 Petani Digital" untuk meningkatkan literasi teknologi, serta pembangunan infrastruktur pertanian cerdas berbasis sensor, AI, dan drone. Selain itu, potensi ekonomi karbon melalui sistem pengukuran, pelaporan, dan verifikasi (MRV) internasional dinilai sebagai peluang emas bagi Thanh Hoa untuk mengembangkan pertanian organik dan sirkular yang rendah emisi.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Thanh Hoa, Le Quang Hung, menegaskan komitmen pemerintah untuk beralih dari pola pikir administratif menuju tata kelola berbasis pelayanan. Pihaknya berjanji untuk terus mengawal perbaikan regulasi demi menciptakan lingkungan bisnis yang inklusif, transparan, dan mampu memicu pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.