Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, menunjukkan peningkatan signifikan dalam lima hari terakhir. Berdasarkan data terbaru, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini kembali memuntahkan kolom abu vulkanik pada Senin (13/7/2026) pagi sekitar pukul 07.26 WIB dengan ketinggian mencapai 800 meter di atas puncak.
Kolom abu yang teramati terpantau tebal dengan dominasi warna putih hingga kelabu, menyembur dari kawah aktif menuju ketinggian 4.476 meter di atas permukaan laut. Fenomena ini merupakan kelanjutan dari rentetan erupsi yang tercatat terjadi secara berulang sejak 9 Juli 2026 lalu, dengan intensitas aktivitas yang bervariasi.
Otoritas terkait secara tegas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi zona larangan aktivitas. Warga dilarang melakukan segala bentuk kegiatan di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, dalam radius 8 kilometer dari pusat erupsi. Peringatan ini ditujukan untuk meminimalisir risiko ancaman bahaya awan panas guguran, guguran lava, serta aliran lahar dingin di sepanjang jalur sungai yang berhulu di gunung tersebut.
Masyarakat diminta untuk tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan terus memantau perkembangan terkini melalui kanal resmi instansi kebencanaan atau pihak berwenang. Pihak otoritas vulkanologi terus melakukan pemantauan ketat untuk memastikan langkah antisipasi yang tepat guna menjaga keselamatan warga di kawasan sekitar lereng gunung.