Kepergian tokoh pengusaha nasional menyisakan duka mendalam bagi dunia usaha Indonesia. Anindya Bakrie, yang hadir di rumah duka di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026), menyampaikan penghormatan terakhir bagi Rachmat Gobel. Baginya, almarhum bukan sekadar sosok senior, melainkan panutan yang memiliki integritas tinggi dalam memajukan ekonomi bangsa.

Anindya menyoroti filosofi bisnis Rachmat Gobel yang tidak hanya berfokus pada akumulasi profit pribadi, melainkan pada semangat inklusivitas. Rachmat diyakini selalu berusaha memastikan bahwa keberlangsungan bisnisnya mampu memberikan dampak positif dan nilai tambah bagi masyarakat luas serta ekosistem ekonomi nasional secara menyeluruh.

Kedekatan emosional dan profesional di antara keduanya terjalin cukup erat, salah satunya saat Rachmat Gobel pernah mengemban amanah sebagai Komisaris Utama PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) milik Grup Bakrie sejak tahun 2012. Hubungan kerja tersebut diakui Anindya telah mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi ruang pertukaran gagasan yang berharga.

Dalam pertemuan terakhir mereka sekitar dua bulan silam, Anindya mengenang pesan krusial dari almarhum terkait masa depan ekonomi Indonesia. Rachmat menegaskan pentingnya penguatan sektor industri sebagai tulang punggung ekonomi nasional. "Jangan lupa untuk membangun industri, apalagi industri dalam negeri," ujar Anindya menirukan pesan mendiang.

Di akhir pernyataannya, Anindya berharap nilai-nilai perjuangan serta komitmen almarhum dalam memajukan sektor usaha nasional dapat terus dilanjutkan oleh generasi penerus. Ia turut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi masa sulit ini.