Pemerintah Kabupaten Pekalongan menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten Sleman di RSUD Kajen pada Selasa (7/7/2026). Pertemuan ini menjadi ajang pertukaran wawasan terkait pengelolaan sistem rujukan pelayanan kesehatan tingkat lanjut serta implementasi program Universal Health Coverage (UHC) yang dinilai efektif oleh pihak tamu.
Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, menyambut langsung rombongan yang dipimpin oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya. Sukirman menekankan bahwa sinergi antar daerah sangat krusial dalam memperkuat pelayanan publik. Ia mendorong jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan untuk memaparkan strategi pengelolaan anggaran yang efisien, sehingga masyarakat dapat terlayani secara optimal tanpa membebani fiskal daerah secara berlebihan.
Dalam diskusi tersebut, Sukirman juga menyinggung keberlanjutan program layanan kesehatan berbasis KTP yang dirintis sejak masa kepemimpinan Bupati non-aktif Fadia Arafiq. Meski terdapat penyesuaian kebijakan dari pemerintah pusat terkait UHC, ia memastikan bahwa akses layanan kesehatan bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Bahkan, ia menargetkan akses kesehatan yang lebih luas akan kembali berjalan stabil pada November mendatang.
Sementara itu, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk belajar dari keberhasilan Kabupaten Pekalongan dalam mengintegrasikan sistem rujukan dengan BPJS Kesehatan. Menurutnya, di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah dituntut lebih kreatif dalam mengelola jaminan kesehatan agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.
Harda berharap, melalui studi tiru ini, Pemkab Sleman dapat mengadopsi model tata kelola rujukan yang transparan dan efisien, seperti yang telah diterapkan di Kabupaten Pekalongan. Pertemuan ini diharapkan mampu mempererat kerja sama antardaerah dalam mewujudkan jaminan kesehatan yang lebih inklusif bagi warga Sleman di masa depan.