Perumda Air Minum (PDAM) Kota Semarang siap memperkuat sistem tata kelola air dan pengolahan limbah melalui kolaborasi internasional. Langkah strategis ini ditempuh dengan menyambut peluang kerja sama yang dijembatani oleh Politeknik Negeri Semarang (Polines) dengan institusi pendidikan vokasi asal Guizhou, Tiongkok.
Direktur Utama PDAM Kota Semarang, Ady Setiawan, menjelaskan bahwa kolaborasi ini mengintegrasikan dunia pendidikan tinggi vokasi dengan sektor industri. Sinergi ini dirasa sangat relevan karena dalam waktu dekat PDAM akan mengelola instalasi pengolahan air limbah (wastewater treatment) serta mengembangkan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di kawasan Jatibarang.
Melalui kemitraan global ini, PDAM Kota Semarang akan mendapatkan akses langsung terhadap teknologi pengolahan air yang lebih maju dari Tiongkok. Sebagai kontribusi timbal balik, PDAM siap memfasilitasi program magang industri bagi mahasiswa Polines maupun mahasiswa dari Guizhou guna memberikan pengalaman praktis di lapangan.
Ady menekankan bahwa fokus utama dari kerja sama ini adalah transfer teknologi untuk mengatasi keterbatasan dalam pengolahan air limbah domestik saat ini. Ke depan, penerapan teknologi modern tersebut diharapkan mampu mengolah air limbah tidak sekadar menjadi air baku, melainkan hingga mencapai standar kelayakan air minum.