Gunung Semeru kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan pada Sabtu (4/7/2026). Berdasarkan laporan terkini, gunung api tertinggi di Pulau Jawa tersebut tercatat mengalami erupsi sebanyak sebelas kali hanya dalam rentang waktu enam jam.

Fenomena alam ini terjadi tidak lama setelah aktivitas serupa dilaporkan melanda Gunung Anak Krakatau. Rentetan erupsi ini menjadi pengingat bagi warga sekitar untuk terus memantau perkembangan situasi dan mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang.

Hingga saat ini, pihak terkait terus melakukan pemantauan intensif terhadap status Gunung Semeru. Masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana diminta untuk tetap tenang, namun selalu siaga terhadap potensi bahaya yang ditimbulkan oleh aktivitas erupsi yang masih berlangsung.