Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, kini tengah memacu langkah strategis untuk merealisasikan cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) sebesar 100 persen. Target ambisius tersebut diproyeksikan tuntas pada tahun 2026 guna memastikan setiap warga mendapatkan perlindungan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun, menegaskan bahwa pencapaian UHC bukan sekadar angka, melainkan fondasi vital bagi keberlanjutan layanan medis di daerah. Pihaknya kini tengah memperkuat kolaborasi lintas sektor agar akses terhadap hak dasar kesehatan masyarakat dapat terjamin secara merata dan berkualitas.
Hingga awal 2025, data mencatat bahwa capaian UHC di wilayah tersebut telah menyentuh angka 99,57 persen. Namun, pemerintah daerah tetap menaruh perhatian serius pada tingkat keaktifan peserta yang saat ini berada di angka 81,58 persen. Peningkatan keaktifan ini dinilai krusial agar manfaat dari program JKN dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat di berbagai fasilitas kesehatan.
Zaitun menambahkan, Program JKN menjadi instrumen utama pemerintah dalam menghadirkan perlindungan kesehatan yang adil dan berkelanjutan. Dengan eliminasi kendala ekonomi melalui sistem jaminan ini, diharapkan masyarakat Bangka Tengah tidak perlu lagi merasa cemas saat memerlukan pelayanan kesehatan yang mendesak.