Ratusan pegiat olahraga dari berbagai kalangan memadati area Bhayangkara Run 2026 yang diselenggarakan oleh Polres Kutai Timur. Perhelatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80, yang mengangkat tema besar '80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat'.

Antusiasme masyarakat terhadap ajang lari ini tergolong sangat tinggi. Meski data registrasi daring mencatat 652 peserta resmi, jumlah partisipan yang hadir di lapangan melonjak hingga mencapai angka 850 orang. Para peserta tidak hanya datang dari lingkup internal Kutai Timur, tetapi juga dari kota-kota tetangga seperti Samarinda dan Bontang, menciptakan kompetisi yang kompetitif dan inklusif.

Wakapolres Kutai Timur, Kompol Ahmad Abdullah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi untuk mencari prestasi, melainkan upaya strategis untuk mendekatkan institusi Polri dengan masyarakat. Menurutnya, olahraga lari yang kini menjadi gaya hidup sehat warga harus diwadahi untuk membangun ruang interaksi yang positif.

"Kami melihat momentum ini sebagai ruang kebersamaan yang efektif. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan komunitas olahraga diharapkan terus terjaga untuk mendukung kemajuan daerah," ungkap Kompol Ahmad Abdullah di sela-sela kegiatan, Minggu (28/6/2026).

Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta berbagai pemangku kepentingan dalam acara tersebut semakin mempertegas dukungan terhadap pembinaan atlet daerah. Keberhasilan pelari luar daerah dalam meraih podium di ajang ini turut membuktikan bahwa Bhayangkara Run telah menjadi destinasi ajang olahraga bergengsi yang diakui secara regional.