Sebuah musibah kebakaran hebat menghanguskan satu unit bus tingkat (double decker) premium milik PO Gunung Harta di wilayah Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (1/8) dini hari sekitar pukul 00.15 WIB. Armada bus bermerek Volvo yang baru dibeli tersebut dilaporkan hangus total hingga hanya menyisakan kerangka logam, dengan estimasi kerugian materiil mencapai Rp3,5 miliar.
Insiden mencekam tersebut bermula saat bus bernomor polisi B 7572 KGA yang mengangkut 30 penumpang sedang melaju dari arah Pondok Cabe menuju Jember. Di tengah perjalanan, sistem kelistrikan bus mendadak bermasalah yang ditandai dengan padamnya seluruh lampu kendaraan secara total. Pengemudi bus, Purwanto (61), segera menyadari bahaya dan langsung mengarahkan bus ke tepi jalan sebelum kepulan asap tebal mulai keluar dari bagian depan kemudi.
Mengetahui adanya korsleting yang bersumber dari kotak sekring, Purwanto bertindak cepat dengan mematikan sistem sensor, memadamkan pendingin ruangan (AC), serta melepas kabel aki untuk meminimalisasi penyebaran api. Bersama sopir cadangan dan kernet, ia langsung mengevakuasi seluruh penumpang yang sempat panik di dalam kabin yang gelap gulita. Berkat aksi penyelamatan yang cepat, seluruh penumpang berhasil keluar dengan selamat, meski sebagian barang bawaan di dalam bagasi ludes terbakar.
Upaya penjinakan api melibatkan sedikitnya enam unit armada pemadam kebakaran gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk serta Madiun. Petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk melakukan pemadaman dan pembasahan total pada bangkai bus. Guna mengantisipasi kemacetan di jalur tersebut, personel Sat PJR Jatim 6 Nganjuk bersama tim Jasa Marga sigap melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.