Pemerintah Kota Tangerang terus mengakselerasi layanan kesehatan preventif melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hingga 26 Juni 2026, tercatat sebanyak 658.292 warga telah menjalani pemeriksaan, atau setara dengan 32,7 persen dari total populasi kota tersebut. Capaian ini sekaligus menandai keberhasilan program sebesar 71,08 persen dari target nasional tahunan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menyatakan bahwa inisiatif ini bukan sekadar mengejar angka partisipasi. Program CKG dirancang untuk memetakan profil kesehatan warga, sehingga pihak puskesmas dapat memberikan penanganan lebih awal terhadap potensi risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, obesitas, maupun permasalahan gizi masyarakat.

Guna memperluas aksesibilitas, otoritas kesehatan setempat kini menerapkan strategi jemput bola yang menyasar berbagai sektor, mulai dari institusi pendidikan, perkantoran, komunitas, hingga skala lingkungan RT/RW. Masyarakat juga diberikan kemudahan untuk mengakses layanan ini di seluruh fasilitas kesehatan puskesmas kapan saja tanpa perlu menunggu momen khusus.

Pihak Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengimbau warga yang belum melakukan pemeriksaan untuk segera memanfaatkan layanan tersebut. Langkah deteksi dini dinilai krusial agar masyarakat dapat menjaga produktivitas serta memperoleh penanganan medis yang tepat sebelum kondisi kesehatan memburuk.