Pemerintah Kota Da Nang secara resmi menetapkan pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan transformasi digital sebagai lokomotif utama pembangunan ekonomi daerah. Langkah ini didukung oleh kebijakan spesifik yang telah disahkan oleh Majelis Nasional serta penetapan daftar teknologi strategis oleh pemerintah pusat, yang menjadi fondasi hukum kuat bagi Da Nang dalam menarik investasi asing langsung ke sektor industri masa depan.

Dalam rangkaian lokakarya strategis yang melibatkan pakar domestik dan internasional, Da Nang mengeksplorasi potensi pengembangan ekosistem semikonduktor, mulai dari pengemasan canggih, kecerdasan buatan (AI), hingga teknologi Internet of Things (IoT). Diskusi difokuskan pada penguatan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan sektor industri guna mencetak tenaga kerja berkualitas tinggi yang mampu bersaing di kancah global.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pusat Penelitian dan Pelatihan Desain Sirkuit Terpadu dan Kecerdasan Buatan Da Nang (DSAC) telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai lembaga penelitian serta perusahaan teknologi terkemuka. Kerja sama strategis ini mencakup transfer teknologi, riset ilmiah, dan pembentukan jejaring bisnis yang krusial bagi pertumbuhan ekosistem inovasi di kawasan tersebut.

Selain diskusi mendalam, kota ini juga menggelar pameran teknologi di Pusat Konvensi Internasional Furama yang menampilkan berbagai model dan produk inovasi terkini. Melalui langkah-langkah terukur ini, Da Nang optimistis dapat memperluas jalinan kerja sama internasional sekaligus meningkatkan perannya secara signifikan dalam rantai pasokan semikonduktor global di masa depan.