Pasca resmi melantai di Nasdaq Global Select Market melalui instrumen American Depositary Receipts (ADR), produsen semikonduktor raksasa asal Korea Selatan, SK Hynix Inc., mengalami tantangan volatilitas yang cukup signifikan di bursa domestik, Seoul.

Para investor di Korea Selatan tampak merespons cepat dinamika pasar global, terutama setelah terjadinya aksi jual massal pada saham-saham sektor memori berbasis kecerdasan buatan (AI) di bursa Wall Street. Tekanan jual tersebut sempat menekan nilai saham SK Hynix hingga terkoreksi sebesar 4,7% di Bursa Korea, sebelum akhirnya perusahaan berhasil memulihkan posisi dan menstabilkan pergerakan harganya.

Ketidakpastian arah pasar ini turut berimbas pada Indeks Kospi secara keseluruhan. Sempat mengalami pelemahan hingga 2,8% saat pembukaan perdagangan, indeks utama Korea ini akhirnya mampu berbalik menguat sebesar 0,6%. Di sisi lain, kompetitor utama di industri yang sama, Samsung Electronics Co., justru menunjukkan performa positif dengan kenaikan saham mencapai 4,3% di tengah sentimen pasar yang masih terus berubah.