Departemen Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) resmi menyambut delegasi dari Swinburne University of Technology, Australia, dalam rangka program kunjungan akademik. Agenda yang melibatkan tiga dosen dan 15 mahasiswa internasional ini bertujuan untuk memperkuat eksposur global serta menelaah peran teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem bisnis modern.

Ketua Program Studi Administrasi Bisnis FIA UB, Dr. Anni Rahimah, S.A.B., M.A.B., Ph.D., mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis universitas untuk menjawab tantangan era digital. Selain melalui sesi kuliah tamu, kolaborasi ini mencakup kuliah lapangan di Technopark Cangar guna mengobservasi langsung implementasi AI dalam mitigasi bencana sebagai bagian dari strategi keberlanjutan bisnis.

Program ini juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap International Undergraduate Program (IUP) di lingkungan FIA UB yang memungkinkan mahasiswa meraih gelar ganda melalui skema mitra internasional. Dengan menggandeng Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains dan Teknologi (DIKST) UB, pihak universitas berharap mahasiswa dapat mengasah kemampuan pemecahan masalah yang kreatif, etis, dan berkelanjutan sesuai tuntutan pasar kerja global.

Dalam kesempatan tersebut, dosen senior dari Swinburne University, Dr. Viet Le, memaparkan konsep mendalam mengenai Business Model Canvas (BMC). Ia mengapresiasi antusiasme peserta yang terlibat aktif dalam sesi diskusi. Lebih lanjut, kedua belah pihak berharap kunjungan ini menjadi fondasi bagi kolaborasi lintas negara yang lebih luas di masa depan, yang tidak hanya terbatas pada pertukaran ilmu, tetapi juga dialog kebudayaan antarnegara.