Platform pedagang aset keuangan digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bittime, secara resmi mengumumkan dukungannya sebagai sponsor dalam ajang Ancol Championship 2026. Langkah ini diambil sebagai strategi perusahaan untuk mengintegrasikan instrumen investasi kripto ke dalam ekosistem gaya hidup masyarakat yang lebih luas.

Operation Director Bittime, Ryan Lymn, menjelaskan bahwa keterlibatan perusahaannya dalam ajang olahraga tersebut merupakan bagian dari visi untuk mendekatkan dunia aset digital kepada masyarakat melalui aktivitas yang familiar. Ia percaya bahwa nilai-nilai dalam dunia olahraga, seperti disiplin dan ketahanan, memiliki kesamaan dengan prinsip yang diperlukan dalam membangun portofolio investasi jangka panjang.

Senada dengan hal tersebut, Corporate Affairs Division Head Ancol, Martua Hami Siregar, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menilai langkah Bittime sebagai upaya progresif dalam meningkatkan literasi keuangan digital bagi para pengunjung Ancol. Melalui platform ini, masyarakat diberikan akses untuk melakukan diversifikasi portofolio ke berbagai aset global, mulai dari kripto hingga tokenisasi aset saham perusahaan ternama seperti Tesla dan SpaceX.

Meskipun menawarkan kemudahan akses ke pasar global, Bittime tetap menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi. Perusahaan mengingatkan bahwa aset kripto memiliki tingkat risiko yang tinggi, termasuk fluktuasi harga yang signifikan dan risiko regulasi. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai analisis fundamental dan manajemen risiko tetap menjadi pondasi krusial bagi setiap investor sebelum mengambil keputusan.

Ke depannya, Bittime berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi lintas industri guna mendukung inklusi keuangan yang lebih transparan dan teregulasi. Strategi ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat Indonesia dalam memahami potensi investasi digital sebagai bagian dari perencanaan keuangan yang sehat di masa depan.