Pemerintah Kota Can Tho kini menempuh langkah strategis dalam mengoptimalkan penerimaan negara melalui percepatan digitalisasi bagi sektor usaha rumah tangga. Otoritas pajak setempat telah mengubah pendekatan komunikasinya dari pola searah menjadi interaksi multi-saluran yang lebih personal dan solutif berbasis teknologi.

Dalam kampanye bertajuk "Mendampingi Rumah Tangga Bisnis", tim manajemen pajak secara proaktif turun langsung ke pasar dan kawasan bisnis. Petugas memberikan pendampingan teknis terkait penggunaan aplikasi eTax Mobile, manajemen pembukuan digital, hingga pelaporan kewajiban perpajakan. Langkah ini diperkuat dengan kehadiran konten edukasi kreatif di media sosial guna menjangkau pelaku usaha secara lebih efektif dan mudah dipahami.

Dukungan nyata dari pemerintah turut dirasakan oleh pelaku usaha, salah satunya melalui implementasi faktur elektronik. Para pemilik usaha kini dapat menerbitkan faktur secara instan, fleksibel, dan memiliki keamanan data yang lebih terjamin dibandingkan sistem konvensional. Meski demikian, pemerintah tetap berkomitmen untuk memberikan pendampingan khusus bagi pelaku usaha lanjut usia atau mereka yang memiliki keterbatasan akses teknologi.

Sinergi lintas sektor juga diperkuat dengan menggandeng pihak swasta, seperti Viettel Can Tho, yang menyediakan platform sistem manajemen penjualan Tendoo. Solusi teknologi ini memungkinkan pelaku usaha untuk mengelola operasional serta membuat faktur elektronik langsung dari ponsel, sekaligus meniadakan hambatan administratif dalam proses pencatatan tradisional.

Pemerintah Kelurahan Ninh Kieu menegaskan bahwa upaya peningkatan target penerimaan anggaran tahun 2026 sebesar 10% tidak akan membebani pelaku usaha. Fokus utama tetap pada penciptaan lingkungan bisnis yang stabil dan suportif. Melalui pemetaan sumber pendapatan yang lebih presisi, pemerintah daerah berupaya memperkuat ekosistem ekonomi lokal tanpa menciptakan tekanan administratif yang menghambat pertumbuhan usaha mikro dan menengah.