Di tengah deru revolusi teknologi yang kian masif, kebutuhan akan sumber daya manusia yang mumpuni dalam riset dan inovasi digital menjadi agenda krusial bagi Indonesia. Menanggapi urgensi tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) resmi mengukuhkan perannya sebagai Kampus Digital Bisnis dengan meluncurkan Program Studi S3 Informatika.

Kepala Kampus UNM Jatiwaringin, Sofian Wira Hadi, menekankan bahwa pendidikan doktoral di bidang informatika bukan sekadar pengejaran gelar akademik semata. Program ini diposisikan sebagai investasi intelektual untuk mencetak para pemikir yang mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan masyarakat melalui pendekatan berbasis riset.

Kurikulum program doktoral ini dirancang khusus untuk mengasah kemampuan riset tingkat lanjut di bidang-bidang strategis, seperti Kecerdasan Buatan (AI), Internet of Things (IoT), keamanan siber, hingga analisis data berskala besar. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya mendalami teori, tetapi juga menghasilkan karya ilmiah yang mampu berdaya saing di kancah internasional.

Selain penguatan riset, para mahasiswa akan dibekali dengan kompetensi kepemimpinan akademik dan metodologi penelitian yang tajam. Hal ini bertujuan agar lulusan nantinya dapat menempati posisi strategis, mulai dari akademisi, peneliti senior, analis kebijakan, hingga inovator teknologi di sektor industri maupun pemerintahan.

Komitmen UNM dalam penyelenggaraan program ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mempercepat transformasi digital nasional. Dengan budaya akademik yang berfokus pada inovasi, UNM optimis dapat melahirkan talenta-talenta unggul yang mampu membawa Indonesia lebih kompetitif dalam peta teknologi global.