PEKANBARU – Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, menyelenggarakan pelatihan pemasaran digital bagi jajaran pengurus dan anggota Badan Musyawarah Islam Wanita Indonesia (BMIWI) Provinsi Riau. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (25/7/2026) di Pekanbaru ini diikuti oleh perwakilan dari 17 organisasi kemasyarakatan yang bernaung di bawah BMIWI Riau, sebagai langkah strategis dalam mendongkrak sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Dalam pemaparannya, legislator tersebut menekankan bahwa keberhasilan sebuah usaha sangat bergantung pada seberapa kuat landasan berpikir atau mindset yang dimiliki oleh pelaku usaha itu sendiri. Hendry mengingatkan agar para pelaku UMKM tidak hanya terfokus pada perolehan keuntungan instan tanpa didasari oleh perencanaan matang yang menjadi pilar keberlanjutan bisnis.
Menurut Hendry, banyak unit usaha yang berjatuhan akibat lemahnya mental kewirausahaan. Fenomena gelembung bisnis (bubble business) harus dihindari agar pelaku usaha tidak terjebak dalam pertumbuhan semu yang rentan runtuh sewaktu-waktu. Penguatan mental bisnis dinilai menjadi tameng utama agar pelaku usaha mampu bangkit kembali saat menghadapi kegagalan.
Setelah pola pikir kewirausahaan terbentuk dengan kokoh, langkah berikutnya adalah meningkatkan keahlian praktis, khususnya di bidang digital marketing. Di era modern, penguasaan terhadap teknologi informasi dan kemampuan membangun jaringan kemitraan merupakan kunci mutlak untuk memenangkan kompetisi pasar yang kian ketat.
Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berlanjut melalui program pembinaan dan pendampingan yang lebih luas. Melalui pendampingan yang konsisten, UMKM di Provinsi Riau diharapkan mampu naik kelas dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.