Seorang anggota Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI), Mochamad Aqil Fajar Asyabani (25), resmi memulai misi penjelajahan ambisius bertajuk 'Menapak Bumi: Bike-Hiking Jawa-Bali-Lombok'. Perjalanan yang dilepas dari Depok, Jawa Barat, pada Minggu (5/7/2026) ini mengintegrasikan moda transportasi sepeda dengan aktivitas pendakian gunung secara mandiri.
Dalam kurun waktu 54 hari ke depan, Aqil menargetkan menempuh jarak sejauh 1.634 kilometer melintasi Pulau Jawa, Bali, hingga berakhir di Lombok. Tak hanya bersepeda, ia juga memikul misi fisik yang berat, yakni mendaki 13 gunung dengan ketinggian di atas 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), termasuk di antaranya Gunung Pangrango, Ciremai, Arjuno, Argopuro, serta puncak Rinjani.
Aqil menjelaskan bahwa strategi perjalanannya melibatkan penggunaan sepeda sebagai sarana mobilitas utama menuju kaki gunung. Setelah mencapai titik singgah, ia akan memarkir sepedanya di area basecamp sebelum melanjutkan pendakian menuju puncak. Selama melintasi berbagai medan, mulai dari jalan raya hingga jalur pedesaan yang menanjak, ia akan berkolaborasi dengan komunitas mapala setempat sebagai rekan pendakian sekaligus tempat persinggahan.
Terinspirasi dari pencapaian pelari ultra-endurance Killian Jornet, Aqil berkomitmen menjalankan misi ini dengan prinsip kemandirian dan minimalisme. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian etape, baik bersepeda maupun mendaki, akan terdokumentasi dengan baik guna membuktikan potensi ketahanan fisik dan mental manusia yang dipersiapkan secara matang.
Ketua Mapala UI, Salman Muzhaffar Hanif, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif individu ini. Menurutnya, aksi yang dilakukan Aqil merupakan representasi semangat petualangan generasi baru Mapala UI yang berani mendobrak batas. Dukungan organisasi diberikan dalam bentuk akses jejaring dan sponsor untuk memastikan kelancaran ekspedisi yang diharapkan mampu menginspirasi komunitas pegiat alam bebas di Tanah Air.