PT Petrokimia Gresik, bagian dari holding Pupuk Indonesia, merayakan hari jadi ke-54 dengan komitmen memperkokoh fondasi bisnis di tengah tantangan industri global. Perusahaan yang bergerak di bidang solusi agroindustri ini terus mencatatkan performa impresif sebagai upaya nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyatakan bahwa tema HUT tahun ini, 'Growing the Future', mencerminkan semangat adaptasi perusahaan dalam menghadapi dinamika geopolitik, perubahan iklim, serta fluktuasi harga bahan baku. Sepanjang tahun 2025, perusahaan berhasil memproduksi 4.683.477 ton pupuk, meningkat sekitar 5% dari tahun sebelumnya. Tren positif ini terus berlanjut hingga Semester I 2026 dengan total produksi mencapai 2.716.141 ton.

Untuk menjaga ritme pertumbuhan, perusahaan melakukan serangkaian transformasi strategis, termasuk modifikasi Pabrik Fosfat I menjadi Pabrik Phonska V dengan teknologi Flex-Phos. Inovasi ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi perusahaan dalam memproduksi berbagai jenis pupuk sesuai kebutuhan pasar yang dinamis.

Selain sektor produksi, penguatan juga menyasar sektor infrastruktur logistik dan rantai pasok. Petrokimia Gresik tengah merampungkan pembangunan tangki penyimpanan asam sulfat berkapasitas 40.000 ton serta peningkatan dermaga yang mampu melayani kapal berkapasitas hingga 60.000 DWT. Tak hanya itu, jaminan pasokan energi jangka panjang hingga tahun 2035 telah diamankan melalui kerja sama penyediaan gas dari wilayah Selat Madura dan Ketapang.

Tak berhenti pada produktivitas, Petrokimia Gresik juga menempatkan aspek keberlanjutan sebagai prioritas utama. Perusahaan saat ini menjadi proyek percontohan nasional untuk penerapan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU) yang merupakan bagian dari peta jalan dekarbonisasi 2025-2030. Langkah ini menegaskan bahwa transformasi yang dilakukan tidak hanya bertujuan untuk daya saing bisnis, tetapi juga untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.