Hasnuryadi Sulaiman resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Selatan dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang berlangsung di Banjarmasin, Sabtu (04/07/26). Dalam kepemimpinannya, ia menekankan urgensi sinkronisasi antara pembangunan infrastruktur olahraga dengan kualitas pembinaan atlet.

Hasnur, sapaan akrabnya, menyoroti tantangan krusial mengenai migrasi atlet berprestasi ke daerah lain. Menurutnya, pemenuhan kesejahteraan yang memadai merupakan instrumen utama agar para atlet merasa dihargai dan memiliki loyalitas tinggi untuk terus membela Kalimantan Selatan di kancah nasional.

Langkah strategis segera disiapkan untuk mempertahankan posisi Kalimantan Selatan yang berhasil naik signifikan ke peringkat 15 nasional pada ajang PON sebelumnya. KONI Kalsel berencana melakukan pemetaan intensif terhadap cabang olahraga potensial, sekaligus menjalin kolaborasi strategis dengan BINDA guna memantau perkembangan bakat-bakat baru di daerah.

Mantan Ketua KONI Kalsel, Bambang Heri Purnama, menambahkan bahwa ancaman pembajakan atlet peraih medali PON Aceh-Sumut oleh daerah lain menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, pengurus baru diharapkan mampu memberikan perhatian khusus melalui program pembinaan yang lebih komprehensif, dengan target konversi medali perak menjadi emas di masa mendatang.

Melalui kepengurusan baru ini, KONI Kalimantan Selatan optimistis dapat memperkokoh ekosistem olahraga lokal. Fokus utamanya bukan sekadar pada kuantitas medali, melainkan juga pada kesinambungan kesejahteraan atlet yang menjadi aset berharga bagi kemajuan prestasi olahraga Banua di masa depan.