Direktur Eksekutif Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD), Dr. Indah Budiani, menegaskan peran krusial ketersediaan data bagi pertumbuhan dunia usaha modern. Menurutnya, tanpa dukungan data yang memadai dan akurat, pelaku industri akan menghadapi kendala besar dalam merumuskan strategi bisnis berkelanjutan serta memenuhi berbagai standar pelaporan keberlanjutan yang kini berlaku ketat di tingkat global.

Tuntutan transparansi terhadap kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) saat ini menjadi fokus utama sektor korporasi. Perusahaan tidak lagi hanya dituntut mengejar profitabilitas finansial semata, melainkan juga harus menyajikan bukti akuntabilitas operasional yang terukur. Ketiadaan basis data terintegrasi berisiko mengurangi efektivitas pelaporan tersebut dan berpotensi menurunkan daya saing di pasar internasional.

Melihat tantangan tersebut, IBCSD mendorong pelaku industri nasional untuk segera memperkuat infrastruktur dan pengelolaan data internal mereka. Tata kelola data yang solid dipandang sebagai fondasi penting untuk mempermudah navigasi regulasi, mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis fakta, serta memastikan keberlangsungan bisnis jangka panjang.