Indonesia kembali menunjukkan tajinya sebagai penyelenggara ajang olahraga kelas dunia dengan digelarnya 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026. Kejuaraan bergengsi level G2 World Taekwondo ini resmi dibuka di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Minggu (2/8/2026), menjadi panggung perebutan poin krusial menuju Olimpiade Los Angeles 2028 bagi 531 atlet dari 36 negara.
Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjen TNI Richard Tampubolon, menegaskan bahwa kejuaraan ini menjadi tonggak sejarah baru setelah hampir dua dekade Indonesia absen menyelenggarakan turnamen taekwondo berskala besar. Turnamen ini juga sukses terlaksana berkat dukungan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-81.
Kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah diperoleh melalui proses bidding ketat melawan kompetitor kuat seperti Malaysia dan India. Kehadiran delegasi dari berbagai benua—mulai dari Asia, Eropa, hingga Australia—diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pembinaan atlet nasional, melainkan juga mengatrol sektor wisata olahraga atau sport tourism di tanah air.
Presiden Asian Taekwondo Union (ATU), Kim Sang-jin, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi panitia penyelenggara dan keramahan Indonesia dalam menyambut perwakilan dunia. Dalam seremoni pembukaan tersebut, penghargaan khusus berupa sabuk hitam kehormatan DAN Kukkiwon turut disematkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
Hingga Minggu siang, tim Merah Putih telah menunjukkan performa gemilang dengan mengamankan 6 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Salah satu raihan emas disumbangkan oleh Muhammad Hafizh Fachrur Rhozy di nomor recognized under 30. Hafizh menyatakan bahwa kejuaraan ini merupakan kesempatan emas bagi para atlet Pelatnas untuk mengasah mental di kancah internasional demi meraih mimpi berlaga di Olimpiade.
Pada turnamen ini, PBTI menerjunkan sebanyak 31 atlet pemusatan latihan nasional (Pelatnas), terdiri atas 20 atlet kategori kyorugi (petarung) dan 11 atlet poomsae (jurus). Rangkaian kompetisi untuk nomor poomsae berlangsung pada 1–2 Agustus, sementara nomor kyorugi dijadwalkan bergulir dari tanggal 3 hingga 5 Agustus 2026.