Upaya pencarian terhadap MDR (30), warga Dusun Penanjan, Desa Paciran, Kabupaten Lamongan yang dilaporkan hilang sejak pertengahan Juli lalu, berakhir duka. Jasad korban ditemukan di dasar jurang Gunung Kendil pada Kamis pagi (23/7), setelah menghilang selama delapan hari.
Penemuan ini bermula dari kecurigaan seorang pencari rumput yang melintas di sekitar kawasan Gunung Kendil sehari sebelumnya. Saksi mencium aroma tidak sedap yang sangat menyengat dari arah jurang. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak keluarga korban yang menaruh curiga bahwa aroma tersebut berasal dari MDR yang tak kunjung pulang.
Mendapati laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Paciran bersama tim relawan dan keluarga korban langsung melakukan penyisiran ke lokasi pada Kamis pagi. Proses pencarian dipimpin langsung oleh Kapolsek Paciran, Iptu Abdul Ghufron. Tim akhirnya berhasil menemukan tubuh korban di kedalaman jurang dan langsung mengevakuasinya.
Setelah berhasil diangkat dari dasar jurang, jenazah MDR dibawa ke Puskesmas Paciran untuk menjalani pemeriksaan luar atau visum. Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, mengonfirmasi bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Ia diduga kuat meninggal akibat terjatuh dari ketinggian sekitar 12 meter.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat depresi dan sebelumnya sempat melakukan percobaan bunuh diri. Keluarga korban menolak proses autopsi lebih lanjut dan memilih untuk langsung memakamkan jenazah. Terkait kejadian ini, kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika ada anggota keluarga yang hilang agar proses penanganan dapat dilakukan secara cepat.