Sebuah pencapaian luar biasa ditorehkan oleh Anjani Rengganis, bocah berusia tujuh tahun yang sukses menginjakkan kakinya di puncak Gunung Lawu setinggi 3.265 meter di atas permukaan laut. Pendakian melalui jalur Cemoro Sewu tersebut dilakukan pada Minggu (6/7/2026) dini hari, setelah memulai perjalanan panjang sejak Sabtu pagi.

Perjalanan ini bukanlah hal yang mudah bagi anak seusianya. Menghadapi jalur bebatuan terjal dengan kemiringan hingga 40 derajat serta suhu dingin ekstrem antara 10 hingga 13 derajat Celsius, Anjani harus berjuang melawan rasa lelah yang mendera. Ketahanan fisik dan mentalnya sempat diuji saat mencapai lintasan antara Pos 2 dan Pos 3, di mana ia sempat mengeluhkan rasa dingin yang menusuk hingga berniat menghentikan pendakian.

Namun, di balik kelelahan tersebut, tersimpan motivasi yang cukup unik. Alih-alih terobsesi dengan ketinggian, semangat Anjani justru kembali menyala saat mendengar kabar bahwa terdapat kucing di Pos 5 dan area puncak gunung. Keinginan polos untuk berinteraksi dengan hewan tersebut menjadi bahan bakar utamanya untuk terus melangkah hingga akhirnya berhasil mencapai tujuan.

Keberhasilan Anjani menjadi bukti bahwa dukungan keluarga serta motivasi yang tepat dapat membantu anak melampaui keterbatasan fisiknya dalam menghadapi tantangan berat. Perjalanan ini pun memberikan potret menarik tentang bagaimana alam dapat menjadi tempat pembelajaran bagi siapa saja, termasuk bagi mereka yang masih belia.