Pemerintah Provinsi Lampung memanfaatkan momentum turnamen sepak bola Piala Dunia 2026 untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar di kawasan Pasar Kreatif dan Seni PKOR Way Halim, Bandar Lampung, pemerintah berupaya memberdayakan sekaligus membuka pasar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Menteri Dalam Negeri. Dukungan penuh telah diberikan sejak awal turnamen hingga memasuki babak semifinal, dengan tingkat partisipasi dan antusiasme masyarakat yang terus menunjukkan tren positif.
Tidak sekadar menyajikan sarana hiburan gratis bagi warga, agenda nobar ini sengaja dirancang untuk menciptakan pusat keramaian baru. Dengan berkumpulnya massa, para pedagang dan pelaku industri kreatif lokal mendapatkan peluang besar untuk menjajakan produk mereka, sehingga perputaran uang di tingkat akar rumput dapat berjalan lebih optimal.
Sebagai puncak kemeriahan, Pemerintah Provinsi Lampung akan bersinergi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk menyelenggarakan nobar laga final pada Minggu malam mendatang. Acara puncak tersebut rencananya akan dipusatkan di Tugu Adipura guna menjangkau animo masyarakat yang lebih luas serta memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi pedagang sekitar.