Kelompok mahasiswa Praktek Belajar Lapangan (PBL) I dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin resmi memulai rangkaian program pengabdian di Desa Rijang Panua, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (6/7) ini diawali dengan seminar sebagai langkah sosialisasi kepada perangkat desa serta perwakilan pemerintah kecamatan setempat.

Kepala Desa Rijang Panua, Rudi Tompang, menyambut positif kehadiran para mahasiswa di wilayahnya. Ia berharap kehadiran akademisi muda ini mampu memberikan perspektif baru serta membantu pemerintah desa dalam mengidentifikasi berbagai kendala kesehatan yang selama ini dihadapi oleh masyarakat.

Koordinator desa, Muhammad Nandi Supyanda, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan tahap krusial dalam proses pembelajaran berbasis masyarakat. Dalam paparannya, ia menggarisbawahi bahwa seluruh data yang dihimpun nantinya akan diolah secara sistematis untuk menentukan prioritas masalah kesehatan yang paling mendesak di desa tersebut.

"Data yang kami kumpulkan dan olah secara ilmiah nantinya akan menjadi acuan utama dalam menentukan skala prioritas permasalahan kesehatan di wilayah ini," ujar Nandi di sela-sela kegiatan.

Kepala UPT Puskesmas Kulo, Samsul Alam, turut memberikan arahan kepada para mahasiswa agar tidak menjadikan kegiatan ini sekadar pemenuhan tuntutan akademik. Ia mendorong mahasiswa untuk membangun komunikasi intensif dengan masyarakat agar program yang dirancang nantinya benar-benar relevan dengan kebutuhan lapangan. Sinergi antara mahasiswa, perangkat desa, dan tokoh masyarakat ini diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret bagi peningkatan derajat kesehatan di Desa Rijang Panua.