Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) I Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) secara resmi memulai program pengabdian masyarakat di Kelurahan Baula, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (6/7). Kegiatan ini diawali dengan seminar untuk memaparkan rencana strategis pendataan kesehatan di wilayah tersebut.

Koordinator Desa PBL, Muthmainnah R, menjelaskan bahwa fokus utama dari agenda ini adalah melakukan observasi mendalam, pengumpulan data, serta analisis situasi kesehatan secara komprehensif. Mahasiswa menargetkan akan menyambangi 150 rumah tangga di Kelurahan Baula untuk mendapatkan potret kesehatan masyarakat yang akurat guna menentukan prioritas penanganan masalah kesehatan di masa mendatang.

Seminar tersebut juga menjadi forum koordinasi untuk menyelaraskan tujuan antara mahasiswa dengan para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah kelurahan dan pihak puskesmas. Muthmainnah menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi yang terbangun antara pihak akademisi dan warga dalam proses pengumpulan data di lapangan.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Kelurahan Baula, Junaidi, menyatakan dukungannya secara penuh. Ia menekankan perbedaan mendasar antara PBL dengan program KKN pada umumnya, yakni pada orientasi analisis spesifik terkait isu-isu kesehatan masyarakat. Junaidi mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersikap kooperatif selama proses pendataan berlangsung.

Diharapkan, kolaborasi yang terjalin dalam program PBL I ini mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat meningkatkan derajat kesehatan warga Kelurahan Baula secara berkelanjutan.