Aktivitas fisik seperti olahraga sering kali hanya diidentikkan dengan upaya menjaga kebugaran tubuh, membentuk proporsi fisik yang ideal, atau sekadar mengejar prestasi. Namun, bagi praktisi olahraga di Batam, Jarnalis SE, esensi berolahraga memiliki dimensi spiritual yang jauh lebih mendalam, yakni sebagai bentuk rasa syukur nyata atas karunia kesehatan yang diberikan oleh Sang Pencipta.
Saat ditemui di sela-sela aktivitas fisiknya di salah satu lapangan olahraga di Kota Batam pada Sabtu sore, Jarnalis menekankan bahwa kesehatan kerap kali baru disadari nilainya ketika seseorang jatuh sakit. Padahal, kemampuan tubuh untuk bergerak bebas, berjalan, dan bernapas dengan lega merupakan nikmat luar biasa yang tidak dimiliki oleh semua orang, terutama mereka yang tengah berjuang melawan penyakit kronis atau keterbatasan fisik.
Merujuk pada nilai-nilai spiritual, Jarnalis menjelaskan bahwa dalam ajaran agama, tubuh manusia adalah titipan atau amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Menjaga kesehatan fisik dengan rutin berolahraga merupakan salah satu langkah konkret dalam merawat titipan tersebut. Ia juga mengingatkan pesan moral bahwa pribadi yang kuat secara fisik, mental, dan spiritual tentu lebih siap untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungannya.
Selain manfaat fisik dan spiritual, olahraga juga menjadi sarana efektif untuk menempa karakter individu. Nilai-nilai penting seperti disiplin, kerja keras, kejujuran, sportivitas, dan konsistensi secara tidak langsung terlatih melalui aktivitas fisik yang teratur. Karakter positif ini nantinya akan berdampak pada peningkatan produktivitas kerja, ketekunan dalam belajar, hingga keharmonisan hubungan sosial di tengah masyarakat.
Untuk membangun gaya hidup sehat, masyarakat diimbau tidak perlu langsung memulai dengan target yang berat. Langkah sederhana seperti jalan kaki di pagi hari, bersepeda santai bersama keluarga, atau senam ringan secara konsisten sudah cukup menjadi bentuk ikhtiar. Kesadaran untuk berolahraga diharapkan dapat bergeser dari sekadar tren gaya hidup menjadi bagian dari ibadah demi keberlangsungan hidup yang produktif dan penuh berkah.