Upaya pencarian terhadap dua remaja asal Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo, yang dilaporkan hilang di Gunung Bismo terus ditingkatkan. Hingga memasuki hari kedelapan pasca-laporan kehilangan pada 30 Juni 2026, keberadaan Alfin Nurrohmat (18) dan Yufaidin (15) masih menjadi teka-teki bagi tim penyelamat.

Merespons belum ditemukannya tanda-tanda signifikan, tim SAR gabungan memutuskan untuk memperpanjang durasi operasi pencarian selama tiga hari terhitung sejak Kamis (9/7/2026). Koordinator Pos Basarnas Wonosobo, Dani Fitra Maulana, menyatakan bahwa strategi di lapangan kini difokuskan pada area-area yang sebelumnya sulit dijangkau, khususnya kawasan tebing vertikal dan sekitar air terjun di lereng gunung.

Kondisi medan yang sangat terjal serta vegetasi yang lebat menjadi tantangan utama bagi personel di lapangan. Guna mengatasi hambatan tersebut, operasi pencarian diperkuat dengan kehadiran 100 personel SAR gabungan. Dukungan teknis juga ditingkatkan melalui pengerahan dua ekor anjing pelacak dari unit K9 serta penggunaan dua unit drone untuk pemantauan udara.

Pengerahan teknologi drone dilakukan guna mendukung teknik *vertical rescue* dan *rope access* di titik-titik yang memiliki tingkat risiko tinggi. Pihak Basarnas Wonosobo terus mengimbau masyarakat untuk mendoakan kelancaran proses evakuasi agar kedua remaja tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.