Pemerintah Kota Sibolga tengah mematangkan rencana peluncuran perdana hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day (CFD) yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 2 Agustus 2026. Berpusat di kawasan Lapangan Simare-mare, program ini dirancang sebagai wadah olahraga, pelayanan kesehatan gratis, sekaligus stimulus bagi perekonomian lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha kreatif.
Langkah persiapan tersebut dibahas secara intensif dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Herman Suwito, di Aula Nusantara II Kantor Wali Kota Sibolga pada Jumat (24/7/2026). Rapat ini bertujuan menyelaraskan peran setiap instansi terkait demi menjamin kelancaran jalannya acara dari awal hingga akhir.
Dalam pelaksanaannya nanti, Pemko Sibolga juga menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sedang bertugas di Kecamatan Sibolga Utara dan Sibolga Selatan. Sinergi ini akan menghadirkan serangkaian kegiatan menarik untuk masyarakat, mulai dari senam massal, aneka permainan hiburan, panggung karaoke, hingga pemeriksaan dan pengobatan gratis dari Dinas Kesehatan setempat.
Di samping berfokus pada kebugaran fisik, ajang CFD ini dimanfaatkan untuk mendorong geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah daerah bersama mitra perbankan menyediakan ruang khusus bagi pelaku usaha lokal untuk menjajakan produk mereka. Agar kenyamanan warga yang berolahraga tetap terjaga, pengaturan zonasi pedagang akan diterapkan secara tertib sehingga area inti lapangan tetap steril dari pedagang kaki lima.
Guna mengantisipasi potensi kemacetan di sekitar lokasi acara, Dinas Perhubungan berkolaborasi dengan Satlantas Polres Sibolga dan Satpol PP untuk menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Pemerintah mengimbau seluruh lapisan masyarakat serta jajaran aparatur sipil negara (ASN) untuk hadir meramaikan kegiatan perdana ini guna mewujudkan pola hidup sehat sekaligus mendukung perputaran ekonomi daerah.