Upaya pencarian intensif selama 13 hari terhadap dua remaja yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Bismo, Kabupaten Wonosobo, akhirnya menemui titik terang yang menyedihkan. Alifin Nur Rohmat (18) dan Yufaidin (15), warga Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Minggu (12/7/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Muhamad Chomsul, mengungkapkan bahwa kedua korban ditemukan di satu titik yang berdekatan di area tebing jurang Curug Telu, lereng selatan Gunung Bismo. Berdasarkan kondisi di lapangan, tim SAR gabungan menduga kuat bahwa kedua remaja tersebut terjatuh ke dalam jurang dengan kedalaman mencapai 200 meter.

Mengingat medan yang sangat curam dan berbahaya, proses evakuasi dilakukan dengan prosedur khusus menggunakan teknik high angle rescue atau sistem tali dengan dua titik tambat (anchor). Operasi ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan dengan dukungan anjing pelacak guna menelusuri medan hutan yang sulit dijangkau.

Kedua korban sebelumnya dilaporkan menghilang sejak Selasa (30/6/2026). Saat meninggalkan rumah, mereka berpamitan untuk sekadar bermain dengan membawa perbekalan ringan berupa makanan dan sebilah parang. Sempat terlihat berada di sekitar Jembatan Kali Plolok menuju arah hutan Sidongkal, pihak keluarga yang cemas akhirnya melapor kepada pihak berwenang setelah mereka tidak kunjung pulang keesokan harinya.

Setelah berhasil dievakuasi dari dasar jurang, jenazah Alifin dan Yufaidin langsung dibawa ke rumah sakit setempat untuk proses identifikasi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.