Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (7/7). Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan krusial untuk mempererat hubungan diplomatik kedua negara, dengan fokus utama pada sektor politik, pertahanan, keamanan, hingga penguasaan teknologi masa depan.
Dalam keterangan resminya, Presiden Prabowo menekankan bahwa diskusi tersebut berjalan intensif dan produktif, dengan orientasi strategis untuk menjawab tantangan global di masa mendatang. Kedua pemimpin negara berkomitmen untuk meningkatkan intensitas kunjungan diplomatik tingkat tinggi guna memperkuat koordinasi antarlembaga, termasuk melalui keterlibatan kelompok cendekiawan dan parlemen dari kedua negara.
Pada aspek pertahanan dan keamanan, kedua negara sepakat untuk memperkokoh kerja sama dalam penanggulangan aksi terorisme. Sinergi ini akan diwujudkan secara lebih konkret melalui penyelenggaraan pertemuan *India-Indonesia Security Dialogue* edisi ketiga, yang dirancang untuk memperdalam kolaborasi dalam menangani ancaman keamanan lintas negara.
Selain bidang pertahanan, sektor teknologi menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia dan India akan memperdalam kolaborasi pengembangan kapasitas di bidang teknologi mutakhir. Hal ini mencakup pembangunan infrastruktur digital yang lebih tangguh serta upaya bersama dalam memberantas berbagai bentuk kejahatan siber yang bersifat lintas negara.