PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) baru saja menandatangani perjanjian kredit dengan PT Bank KEB Hana Indonesia untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan berupa modal kerja senilai Rp400 miliar. Perjanjian kerja sama tersebut telah disahkan secara resmi oleh kedua belah pihak pada 3 Juli 2026.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi, nilai pinjaman ini setara dengan 32,83 persen dari total ekuitas perseroan per akhir tahun 2025. Mengingat nilainya yang signifikan, transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi material sesuai dengan regulasi yang diatur dalam POJK Nomor 17/2020.

Dwi Indriyanie, Corporate Secretary PT KDB Tifa Finance Tbk, menjelaskan bahwa pemilihan Bank KEB Hana sebagai mitra pendanaan didasarkan pada penawaran suku bunga yang kompetitif dan struktur fasilitas yang dinilai sangat mendukung kebutuhan strategis perusahaan. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus kas dan operasional pembiayaan ke depan.

Tambahan modal kerja tersebut akan difokuskan untuk memperluas jangkauan penyaluran pembiayaan kepada para debitur. Dengan adanya dukungan pendanaan baru ini, perseroan optimis dapat menjaga likuiditas serta meningkatkan pertumbuhan portofolio bisnis secara berkelanjutan di tengah dinamika pasar saat ini.

Melalui penguatan struktur modal ini, TIFA diproyeksikan memiliki fleksibilitas lebih baik dalam mengelola sumber pendanaan, sehingga perusahaan mampu menjalankan ekspansi bisnis yang lebih agresif sekaligus memenuhi kebutuhan dukungan finansial para mitra usahanya.