Turnamen tenis meja internasional, Paser International Table Tennis Championship (PITTC) 2026, resmi ditutup setelah berlangsung selama sepekan di GOR Sadurengas, Kabupaten Paser. Kejuaraan perdana ini dinilai sukses besar, baik dari segi teknis penyelenggaraan maupun prestasi atlet lokal yang mampu bersaing di kancah global.
Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, secara resmi menutup kompetisi tersebut dan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen yang berkontribusi, termasuk panitia, sponsor, dan aparat keamanan. Keberhasilan ini mendorong pemerintah daerah untuk memproyeksikan turnamen tenis meja internasional tersebut sebagai agenda olahraga tahunan yang konsisten.
Selain kelancaran acara, kontingen tuan rumah mencatatkan prestasi gemilang dengan menyabet gelar juara pada kategori Tunggal Putra dan Tunggal Putri, serta meraih posisi runner-up pada nomor Ganda Campuran. Pencapaian ini diharapkan menjadi pemacu semangat dalam pembinaan atlet-atlet muda di Kabupaten Paser.
Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh 25 klub tenis meja serta perwakilan dari mikrogrup enam negara, yaitu Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, India, dan Kamboja. Kehadiran para peserta mancanegara tersebut membuktikan kelayakan infrastruktur dan aksesibilitas Kabupaten Paser sebagai tuan rumah ajang olahraga berskala internasional.
Tidak hanya berdampak pada pembinaan prestasi olahraga, penyelenggaraan PITTC 2026 juga memberikan stimulus positif bagi perekonomian daerah melalui konsep sport tourism. Sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) setempat turut merasakan lonjakan aktivitas ekonomi selama turnamen berlangsung.