RSUD Bangli merayakan hari jadi ke-68 dengan semangat refleksi dan pengabdian. Mengusung tema 'Jengah Melayani dengan Tulus, Profesional dan Berintegritas', rangkaian acara tahun ini dirancang lebih variatif untuk memperkuat hubungan harmonis antara institusi rumah sakit dan masyarakat luas di Kabupaten Bangli.
Ketua Panitia HUT, I Putu Arsila, mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 19 Juni melalui prosesi persembahyangan bersama. Puncak perayaan yang sejatinya jatuh pada 24 Juni, sengaja dijadwalkan ulang ke tanggal 5 Juli 2026 demi menyesuaikan dengan momentum Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Untuk menguatkan sisi manajerial dan edukasi, pihak rumah sakit menggelar seminar bertajuk tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan kerja sama. Diskusi ini menghadirkan akademisi dari Universitas Warmadewa serta Kejaksaan Negeri Bangli sebagai bentuk komitmen transparansi dan profesionalisme tata kelola rumah sakit.
Dalam aspek kemanusiaan, RSUD Bangli sukses menggalang partisipasi lintas instansi melalui aksi donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis. Inisiatif ini menjadi langkah konkret dalam mengatasi keterbatasan stok darah di PMI dan RSUD Bangli, terutama untuk golongan darah A dan AB, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai gaya hidup sehat.
Kemeriahan HUT juga dirasakan melalui kompetisi futsal 'Jago Kapok' antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ajang keakraban antarinstansi kesehatan. Momen ini sekaligus menjadi panggung bagi manajemen untuk memberikan apresiasi kepada sepuluh pegawai purnatugas atas dedikasi yang telah diberikan selama masa kerja mereka.
Di sisi lain, Wakil Direktur RSUD Bangli, I Gusti Nyoman Karyawan, turut memperkenalkan Poli Dermato sebagai layanan unggulan perawatan kulit dan kecantikan. Melalui ajang ini, pihak rumah sakit berharap masyarakat dapat lebih mengenal fasilitas kesehatan modern yang tersedia, sehingga layanan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga Bangli dan sekitarnya.