Jakarta kembali menjadi saksi geliat pengembangan wisata berbasis olahraga atau sport tourism melalui gelaran Senior Happy Run 5K 2026. Acara yang dihelat oleh Paguyuban Pensiunan Pariwisata (Parapenspar) ini berhasil menyedot antusiasme sekitar 1.000 peserta berusia 50 tahun ke atas, yang memadati halaman Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Minggu (12/7).
Kementerian Pariwisata RI memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Vinsensius Jemandu, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenpar, menilai para purnabakti ini memiliki peran strategis sebagai duta pariwisata. Keterlibatan aktif mereka dalam kegiatan olahraga diharapkan dapat menjadi motor penggerak promosi lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) ke seluruh penjuru negeri.
"Kami berharap semangat ini dapat menular ke lima destinasi super prioritas lainnya. Ke depan, kita menargetkan penyelenggaraan ajang serupa di tiap destinasi untuk semakin memperkuat ekosistem sport tourism nasional," ungkap Vinsensius saat meninjau langsung acara tersebut.
Di sisi lain, Dewan Pembina Parapenspar, Sapta Nirwandar, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang lari biasa. Fokus utama perhelatan bertema "Healthy & Happiness" ini adalah memberikan ruang sosialisasi serta menjaga kesehatan fisik bagi generasi senior yang telah memiliki pengalaman karier panjang.
Ketua Pelaksana Senior Happy Run, Oni Yulfian, menambahkan bahwa kompetisi ini dirancang dengan pendekatan kreatif. Selain kategori adu kecepatan untuk meraih podium, peserta juga diajak untuk mengekspresikan diri melalui kostum adat yang merepresentasikan lima destinasi super prioritas, yaitu Toba, Borobudur, Mandalika, Likupang, dan Labuan Bajo. Langkah ini terbukti efektif dalam memadukan unsur kesehatan, rekreasi, dan promosi destinasi wisata secara simultan.