Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) mengimbau para pendaki untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul penurunan suhu udara secara ekstrem di kawasan puncak gunung tersebut. Fenomena alam yang dikenal dengan istilah bediding ini memicu terbentuknya embun beku akibat suhu udara yang merosot hingga mencapai minus 1 derajat Celsius.

Humas BTNGMb, Dian Saraswati, mengonfirmasi bahwa berdasarkan pengukuran suhu di area Pos Sabana 1 pada 9–10 Juli 2026, suhu udara terus menurun drastis sejak malam hari. Jika pada pukul 20.00 WIB suhu berada di angka 6 derajat Celsius, maka pada dini hari menjelang subuh sekitar pukul 05.30 WIB, suhu anjlok hingga minus 1 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban udara sebesar 46 persen.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), penurunan suhu ekstrem di gunung setinggi 3.145 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini merupakan bagian dari siklus normal selama puncak musim kemarau. Fenomena cuaca dingin ekstrem yang melanda kawasan pegunungan ini diprediksi akan berlangsung hingga September 2026 mendatang.

Mengingat kondisi cuaca yang sangat dingin disertai angin kencang, BTNGMb memperingatkan risiko tinggi hipotermia bagi para pendaki. Gejala awal yang harus diwaspadai meliputi menggigil hebat secara terus-menerus, pucat atau membirunya ujung jari dan bibir, penurunan konsentrasi, serta tubuh yang mendadak lemas disertai rasa kantuk yang berat.

Jika pendaki mulai merasakan gejala-gejala tersebut, petugas menyarankan agar mereka segera menghentikan perjalanan dan mencari tempat perlindungan yang aman dari terpaan angin. Langkah penanganan pertama yang dapat dilakukan adalah mengganti pakaian basah dengan pakaian kering, menghangatkan tubuh secara perlahan, serta mengonsumsi minuman hangat.

Kepala BTNGMb, Anggit Haryoso, menegaskan bahwa keselamatan nyawa harus menjadi prioritas utama di atas keindahan panorama musim kemarau. Ia meminta para pendaki mempersiapkan fisik dan perlengkapan standar secara matang, serta memahami mitigasi bencana demi memastikan seluruh anggota rombongan dapat pulang dengan selamat.