Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo resmi mengambil langkah tegas dengan mencoret seorang atlet dari daftar kontingen persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Keputusan ini diambil sebagai konsekuensi atas pelanggaran disiplin berat yang dilakukan oleh atlet tersebut selama mengikuti pemusatan latihan.

Ketua KONI Kabupaten Purworejo, Muhamad Abdullah, menjelaskan bahwa tindakan degradasi ini didasarkan pada laporan evaluasi tim pelatih serta hasil pengawasan intensif. Atlet yang bersangkutan tercatat mangkir dari jadwal latihan rutin selama kurun waktu tiga pekan berturut-turut tanpa alasan yang jelas.

Abdullah menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan toleransi bagi perilaku indisipliner. Menurutnya, langkah ini penting untuk menjaga ekosistem latihan agar tidak menular ke atlet lain yang sedang berjuang demi mengharumkan nama daerah. Dengan dicoretnya satu nama tersebut, jumlah skuad yang kini mengikuti pemusatan latihan tersisa 186 orang.

Lebih lanjut, KONI Purworejo memastikan akan segera melakukan mekanisme seleksi ulang untuk mencari pengganti yang memiliki dedikasi lebih tinggi. Abdullah mengingatkan bahwa menjadi bagian dari kontingen daerah adalah kehormatan besar yang melewati proses panjang, sehingga setiap atlet wajib membalas dukungan pemerintah dengan disiplin dan prestasi nyata.

Sebagai penutup, ia menekankan agar seluruh atlet yang masih tergabung dalam tim untuk tetap fokus dan meningkatkan motivasi. Pemerintah Kabupaten Purworejo disebut telah memberikan dukungan apresiasi yang cukup bagi para atlet, sehingga komitmen penuh di lapangan menjadi syarat mutlak untuk membawa pulang medali di ajang Porprov nanti.