Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan menggelar workshop intensif bertajuk Pelayanan Prima yang ditujukan khusus bagi petugas front office. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (9/7/2026) ini bertujuan untuk memperkuat standar operasional dan kompetensi komunikasi petugas sebagai ujung tombak pelayanan publik di instansi kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, H. Riduan, yang mewakili Wali Kota, menegaskan bahwa kesan pertama masyarakat terhadap layanan pemerintah sangat bergantung pada interaksi awal di bagian front office. Menurutnya, kualitas sebuah instansi tidak hanya diukur dari kecanggihan fasilitas medis, tetapi juga dari keramahan, kecepatan, dan responsivitas petugas dalam melayani kebutuhan warga.
"Petugas front office adalah wajah dari pelayanan pemerintah. Oleh karena itu, mereka dituntut untuk mampu menghadirkan solusi yang cepat, tepat, dan empatik. Masyarakat saat ini mendambakan layanan yang transparan, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna," ujar Riduan dalam arahannya.
Lebih lanjut, Riduan menekankan pentingnya pembekalan etika komunikasi dan kemampuan problem solving bagi para peserta workshop. Keterampilan ini dianggap krusial agar petugas dapat menangani keluhan masyarakat dengan bijaksana, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap seluruh ekosistem pelayanan kesehatan di Kota Palangka Raya.
Inisiatif ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Palangka Raya untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan inovatif. Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugasnya dengan standar integritas tinggi, sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan yang memadai, tetapi juga merasa dihargai dan dilayani dengan sepenuh hati.