Layanan Inspeksi Kesehatan Hewan dan Tanaman Amerika Serikat (APHIS) secara resmi memberikan pengakuan kepada Toan Phat Irradiation Co., Ltd. sebagai fasilitas pertama di Vietnam yang mengoperasikan teknologi ganda untuk proses karantina buah segar. Pengakuan ini memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan teknologi iradiasi sinar-X sebagai pendamping teknologi iradiasi gamma berbasis Cobalt-60 yang telah ada sebelumnya.
Integrasi teknologi sinar-X ini menjadi terobosan strategis bagi industri hortikultura Vietnam. Dengan kemampuan pemrosesan yang lebih canggih, Toan Phat diprediksi mampu menggandakan kapasitas pengolahannya. Hal ini menjadi solusi krusial dalam mengatasi kendala logistik selama musim panen puncak, sehingga risiko penumpukan barang, biaya penyimpanan yang membengkak, serta gangguan jadwal pengiriman dapat diminimalisir secara signifikan.
Untuk meraih persetujuan APHIS, pihak perusahaan telah melewati serangkaian penilaian ketat yang meliputi pengujian peralatan, prosedur operasional, pengendalian dosis radiasi, hingga sistem ketelusuran produk. Departemen Produksi Tanaman dan Perlindungan Tanaman Vietnam menegaskan bahwa perusahaan wajib mematuhi seluruh protokol karantina tanaman, prosedur pengemasan, serta manajemen data sesuai dengan standar operasional yang telah disepakati oleh kedua negara.
Sektor buah dan sayur Vietnam saat ini mencatat pertumbuhan ekspor yang impresif, dengan Amerika Serikat menempati posisi sebagai salah satu pasar tujuan utama. Data menunjukkan peningkatan nilai ekspor sebesar 12,2% ke pasar AS pada semester pertama tahun 2026. Dengan dukungan teknologi iradiasi yang lebih efisien, diharapkan arus ekspor komoditas buah-buahan seperti mangga, buah naga, hingga pomelo ke Negeri Paman Sam dapat terus meningkat dengan tetap menjaga kepatuhan fitosanitari yang ketat.