Sebuah insiden kebakaran hebat melanda pub Rong Beer Na Lat Phrao di Distrik Chatuchak, Bangkok, pada Ahad malam (12/07/2026). Tragedi yang terjadi tepat sebelum tengah malam tersebut memicu kepanikan massal setelah ledakan dan asap pekat menyelimuti ruang hiburan, menyebabkan 27 pengunjung kehilangan nyawa, sementara puluhan lainnya harus dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi kritis.
Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, menyatakan bahwa meskipun secara administratif tempat tersebut memiliki izin operasional dan akses pintu darurat, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam. Fokus utama investigasi saat ini adalah memastikan apakah sistem evakuasi berfungsi secara efektif saat listrik padam total dan kepulan asap tebal menghalangi pandangan para pengunjung di dalam gedung.
Kesaksian awal dari seorang musisi yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa kepulan asap sempat terlihat dari panel listrik sesaat sebelum aliran energi terputus total. Meski belum menjadi kesimpulan resmi, pernyataan ini menjadi salah satu bukti kunci bagi tim penyelidik untuk menelusuri akar penyebab malapetaka yang merenggut nyawa di area panggung tersebut.
Peristiwa nahas ini memicu duka mendalam sekaligus mengingatkan publik pada dua tragedi serupa yang pernah mengguncang Thailand. Sebelumnya, insiden di Santika Club pada tahun 2009 serta kebakaran di Mountain B Pub pada 2022 menunjukkan pola kegagalan yang serupa, yakni penggunaan material interior yang mudah terbakar, instalasi listrik yang tidak standar, serta akses evakuasi yang sulit ditemukan saat situasi darurat.
Akumulasi dari ketiga tragedi kelam tersebut mencatat total korban jiwa mencapai sedikitnya 120 orang. Fenomena berulang ini menimbulkan desakan keras bagi pemerintah Thailand untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan dan keselamatan pada seluruh tempat hiburan malam demi mencegah jatuhnya korban lebih lanjut di masa depan.