TULANG BAWANG – Dalam rangka memperingati momentum Hari Satelit Palapa, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menekankan pentingnya peran teknologi digital dalam mengawal proses demokrasi. Transformasi digital dinilai sebagai instrumen strategis untuk memperluas jangkauan edukasi serta upaya pencegahan pelanggaran pemilu di tingkat daerah.

Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menyatakan bahwa kemajuan teknologi komunikasi saat ini membuka peluang besar bagi pengawas pemilu untuk berinteraksi lebih efektif dengan publik. Menurutnya, media digital memiliki daya jangkau yang luas dan cepat, sehingga sangat krusial dalam menyosialisasikan aturan-aturan kepemiluan kepada masyarakat secara inklusif.

"Pemanfaatan media digital memungkinkan pesan pencegahan pelanggaran menjangkau masyarakat lebih luas. Dengan literasi digital yang mumpuni, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami regulasi serta berpartisipasi aktif dalam memantau jalannya tahapan pemilu," ujar Desi, Kamis (9/7/2026).

Desi menegaskan bahwa sinergi antara kemajuan teknologi dan partisipasi publik yang masif merupakan kunci utama untuk menghadirkan kontestasi politik yang berintegritas. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kanal-kanal digital guna memastikan informasi kepemiluan tersampaikan dengan tepat sasaran, sehingga meminimalisir celah pelanggaran di lapangan.