Menghadapi dinamika industri global, PT IDSurvey (Persero) berhasil membukukan pertumbuhan kinerja konsolidasian yang positif sepanjang Semester I 2026. Pencapaian ini tidak hanya melampaui realisasi pada periode yang sama tahun lalu, tetapi juga sukses melewati target korporasi. Hasil impresif ini kini dijadikan batu loncatan bagi holding BUMN jasa survei tersebut untuk mengakselerasi transformasi bisnis dan memperkokoh posisinya di industri Testing, Inspection, and Certification (TIC) tingkat dunia.
Direktur Utama PT IDSurvey (Persero), Arisudono, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan buah manis dari penguatan kolaborasi antar-anak usaha, peningkatan produktivitas, serta disiplin operasional yang ketat. Upaya tersebut diimbangi dengan komitmen tinggi dalam menjaga kualitas dan integritas layanan. Menurutnya, kinerja keuangan yang solid harus menjadi fondasi utama untuk memberikan nilai tambah yang nyata bagi industri nasional dan masyarakat luas.
Sebagai bagian strategis dari ekosistem Danantara Indonesia, IDSurvey fokus memperkuat tata kelola perusahaan, efisiensi operasional, dan keberlanjutan bisnis. Perusahaan memandang bahwa keberhasilan tidak semata-mata diukur dari profitabilitas, melainkan juga dari tingkat kepercayaan pelanggan yang terus meningkat serta perluasan cakupan layanan di berbagai sektor vital.
Dalam cetak biru Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), IDSurvey telah memetakan empat arah transformasi utama. Langkah strategis ini meliputi penguatan dominasi pasar domestik, ekspansi jangkauan bisnis global, penyediaan layanan TIC berstandar internasional, serta pembangunan organisasi yang tangguh dan adaptif. Upaya menguasai pasar dalam negeri dilakukan dengan menyinergikan layanan dari tiga entitas besar, yakni PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT SUCOFINDO (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero).
Selain mengoptimalkan pasar konvensional, IDSurvey tengah membidik peluang baru di sektor ekonomi hijau, digitalisasi, manufaktur, pertanian, kesehatan, hingga sektor jasa keuangan. Peningkatan kualitas layanan terus digenjot lewat modernisasi laboratorium, penguatan riset, serta implementasi teknologi mutakhir dengan tetap menjunjung prinsip independensi dan objektivitas yang menjadi pilar utama industri TIC.