Dinas Kesehatan Kota Ho Chi Minh kini menjadikan umpan balik dan keluhan masyarakat sebagai instrumen vital dalam memetakan kualitas pelayanan kesehatan. Selama semester pertama tahun ini, data yang terkumpul melalui sistem penerimaan aspirasi digital telah menjadi basis penting bagi pihak manajemen untuk melakukan perbaikan operasional secara sistemik.
Berdasarkan catatan otoritas kesehatan setempat, terdapat beberapa kelompok isu krusial yang paling banyak diadukan oleh masyarakat. Pelanggaran hukum di sektor kesehatan menempati urutan teratas dengan 285 laporan, diikuti oleh kendala pada layanan publik daring dan administrasi sebanyak 145 pengaduan. Selain itu, aspek perilaku staf medis, profesionalisme pemeriksaan, serta transparansi biaya asuransi kesehatan juga menjadi perhatian serius yang banyak disorot warga.
Profesor Madya, Dr. Tang Chi Thuong, selaku Direktur Dinas Kesehatan, menegaskan bahwa masukan masyarakat berfungsi sebagai deteksi dini terhadap berbagai kekurangan di lapangan. Pihaknya telah membentuk Satuan Tugas Khusus yang bertugas menganalisis setiap laporan secara rutin, meninjau respons fasilitas kesehatan terkait, dan melakukan intervensi cepat untuk menyelesaikan kendala di tingkat akar rumput.
Untuk meningkatkan responsivitas, seluruh data pengaduan kini telah didigitalisasi ke dalam dasbor pemantauan real-time. Sistem ini memungkinkan pimpinan untuk memetakan tren pengaduan berdasarkan fasilitas kesehatan dan tingkat urgensi, sehingga kebijakan intervensi dapat diambil lebih akurat. Jika ditemukan indikasi pelanggaran pidana, Dinas Kesehatan tidak segan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.