Prestasi membanggakan kembali diukir oleh kontingen panjat tebing Indonesia dalam ajang Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026 yang berlangsung di Prancis. Dua atlet andalan Tanah Air, Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita Kusuma Dewi, berhasil menaiki podium tertinggi setelah menaklukkan lawan-lawan tangguh dari berbagai negara.

Dalam nomor speed putri, Desak Made Rita menunjukkan performa impresif saat menghadapi atlet Italia, Giulia Randi. Ia memastikan diri meraih medali emas usai mencatatkan waktu 6,22 detik dalam laga final yang sengit. Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Desak sebagai salah satu pemanjat tercepat di dunia.

Capaian emas juga diraih dari nomor speed putra melalui Veddriq Leonardo. Partai final nomor ini menjadi momen bersejarah sekaligus membanggakan bagi Indonesia, karena mempertandingkan dua atlet sesama negara, yakni Veddriq melawan rekan setimnya, Antasyafi Robby Al Hilmi. Veddriq akhirnya keluar sebagai juara dengan catatan waktu 4,89 detik, sementara Robby berhak membawa pulang medali perak.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan para atlet tersebut. Menurutnya, keberhasilan mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi dunia merupakan bukti nyata konsistensi pembinaan atlet yang dilakukan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Marciano menambahkan bahwa capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi atlet elite, tetapi juga menjadi inspirasi berharga bagi pembinaan atlet muda di tingkat akar rumput. Ia berharap prestasi ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh insan olahraga Indonesia untuk terus kompetitif dalam berbagai kejuaraan internasional di masa depan.