Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat dinamika menarik pada sektor teknologi di awal tahun 2026. Sebanyak 35 emiten dari sektor ini telah merampungkan laporan keuangan untuk periode kuartal I 2026, yang menunjukkan tren kinerja operasional yang kompetitif di tengah tantangan ekonomi digital saat ini.
PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) sukses mengamankan posisi puncak dalam daftar perusahaan teknologi dengan pendapatan usaha terbesar. Emiten tersebut mencatatkan angka penjualan sebesar Rp7,84 triliun, sebuah capaian impresif yang merepresentasikan pertumbuhan signifikan sebesar 66,93% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year).
Laporan ini disusun berdasarkan data konversi kurs acuan yang ditetapkan pada kuartal I 2026, yakni sebesar Rp16.993 per dolar AS. Mengacu pada data tersebut, para emiten teknologi di papan bursa membuktikan resiliensi bisnisnya melalui optimalisasi layanan digital dan perluasan pasar.
Daftar 10 besar ini mencerminkan peta kekuatan industri teknologi nasional yang didominasi oleh perusahaan-perusahaan dengan ekosistem digital yang kuat. Analisis lebih lanjut mengenai pergerakan emiten ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para investor yang ingin mencermati prospek sektor teknologi di pasar modal Indonesia sepanjang sisa tahun 2026.