Pemerintah Kota Dong Nai secara proaktif mengambil langkah strategis untuk mengakselerasi transformasi digital dan transisi hijau di kalangan pelaku usaha. Dengan menempatkan sektor bisnis sebagai poros utama, otoritas setempat berkomitmen mengintegrasikan solusi sirkular dan pemanfaatan teknologi mutakhir untuk memperkuat daya saing daerah dalam ekosistem ekonomi global.
Upaya dukungan kini difokuskan pada penguatan integrasi kecerdasan buatan (AI) dan teknologi digital dalam manajemen rantai pasokan serta proses produksi. Selain memberikan asistensi teknis, pemerintah daerah turut memfasilitasi akses permodalan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) guna memastikan transisi teknologi tersebut dapat berjalan secara efektif dan efisien.
Pakar pendidikan dan inovasi menekankan pentingnya pendekatan sistemik dalam mewujudkan visi ini. Pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator, sementara kolaborasi antara institusi pendidikan, pelaku industri, dan investor diharapkan mampu membangun lingkungan bisnis yang inovatif. Usulan pembentukan sandbox digital juga muncul sebagai solusi untuk menguji coba model bisnis baru secara aman sebelum diimplementasikan secara luas di pasar.
Dinas Sains dan Teknologi Kota Dong Nai saat ini tengah merumuskan kebijakan konkret, termasuk rencana pembentukan dana modal ventura untuk mendukung proyek berbasis teknologi hijau dan AI. Langkah ini diharapkan mampu menjadi stimulus bagi bisnis lokal untuk tidak sekadar bertahan, namun juga tumbuh secara berkelanjutan dengan mengedepankan efisiensi operasional dan kapabilitas digital yang mumpuni.