PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatat sejarah baru di industri hulu migas nasional dengan berhasil menerapkan metode Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) lepas pantai pertama di Indonesia. Proyek percontohan ini direalisasikan di Lapangan Rama, wilayah kerja Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES), sebagai langkah nyata dalam mengoptimalkan produksi sumur minyak yang sudah berumur tua.
Terobosan ini memanfaatkan teknologi injeksi polimer (polymer flooding) lepas pantai untuk merangsang kembali produktivitas lapangan matang (mature field) yang secara alami mengalami penurunan produksi. Keberhasilan operasi perdana yang dimulai pada awal Juli 2026 ini merupakan buah dari kolaborasi strategis antara SKK Migas, PT Pertamina (Persero), PHE OSES, serta Elnusa Group.
Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan kompetensi tinggi para tenaga ahli domestik dalam menguasai teknologi hulu migas tingkat lanjut. Menurutnya, keberhasilan proyek percontohan ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga meningkatkan daya tawar Elnusa di pasar penyedia jasa energi regional.
Dalam eksekusinya, Elnusa menunjuk anak usahanya, PT Elnusa Petrofin, sebagai pelaksana utama operasional di lapangan. Anak perusahaan ini mengelola seluruh rantai kerja terintegrasi, mulai dari penyediaan material polimer khusus, pengoperasian unit injeksi, hingga manajemen teknis di atas anjungan lepas pantai dengan protokol mitigasi risiko yang ketat.
Langkah inovatif ini didukung oleh investasi strategis yang dikucurkan perseroan guna memodernisasi peralatan kerja di berbagai lini jasa hulu migas. Direktur Pengembangan Usaha Elnusa, Arief Prasetyo Handoyo, menjelaskan bahwa belanja modal difokuskan untuk memperkuat kompetensi inti perseroan agar selaras dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Peremajaan teknologi tersebut mencakup pembaruan sistem navigasi canggih untuk survei kelautan, pengadaan unit coiled tubing generasi terbaru untuk intervensi sumur, serta perangkat Passive Geobit untuk pemantauan bawah permukaan bumi yang lebih akurat. Melalui efisiensi biaya dan penerapan teknologi tepat guna ini, Elnusa optimistis mampu memberikan kontribusi berkelanjutan bagi industri energi tanah air.