Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memperluas kontribusinya dalam pembangunan berkelanjutan melalui inisiatif pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Indramayu. Kolaborasi lintas fakultas antara Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNJ ini menyasar SMP Negeri 1 Gabus Wetan sebagai model percontohan pengelolaan sampah berbasis teknologi tepat guna.

Program yang dilaksanakan pada awal Juli 2026 tersebut bertujuan mengintegrasikan pendidikan lingkungan dengan pengembangan jiwa kewirausahaan sosial (sociopreneurship) di lingkungan sekolah. Melalui pendekatan ini, pihak sekolah diharapkan mampu mentransformasi pengelolaan limbah menjadi aktivitas yang bernilai ekonomi sekaligus membentuk karakter siswa yang tanggap terhadap isu ekologi.

Kepala SMP Negeri 1 Gabus Wetan, H. Rohsidin, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menekankan bahwa sinergi ini menjadi langkah strategis bagi sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis lingkungan, yang sejalan dengan visi sekolah untuk menciptakan budaya peduli alam bagi seluruh peserta didik.

Prof. Budiaman, selaku ketua tim pengabdian masyarakat UNJ, menekankan pentingnya sekolah sebagai inkubator kecerdasan ekologis. Menurutnya, pendidikan lingkungan saat ini tidak cukup hanya dengan teori kebersihan, melainkan harus melibatkan keterampilan teknis dan pemecahan masalah. Melalui program ini, siswa diajak untuk lebih kritis dalam memilah serta mengolah sampah menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Sebagai bentuk implementasi nyata, pakar teknologi pengolahan sampah, Aam Amaningsih Jumhur, memaparkan strategi pengelolaan sampah dari hulu ke hilir. Ia menekankan bahwa dengan teknologi yang tepat, beban TPA dapat ditekan secara signifikan hingga 80 persen. Aam turut membagikan keberhasilan Bank Sampah Mutiara di Bekasi sebagai referensi lapangan yang telah memanfaatkan mesin pencacah hingga teknologi pirolisis sebagai pusat inovasi dan edukasi.

Kegiatan pengabdian ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang mematangkan konsep operasional bank sampah di SMPN 1 Gabus Wetan. UNJ berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan akademik agar model pengelolaan sampah ini dapat direplikasi oleh institusi pendidikan lainnya, guna mempercepat terwujudnya ekonomi sirkular di wilayah Kabupaten Indramayu.